March 26, 2015

Afternoon Meeting at LOKAL Restaurant

--This post has been saved in my draft for ELEVEN months!! Sorry for such an unforgivable latepost... --
 
Beberapa bulan terakhir di media sosial "terdengar" sebuah tempat makan (plus nongkrong) baru di Jogja. Lokal Restaurant. (twitter @LOKAL_ID ; ig: @LOKAL_ID) Letaknya di deket Jembatan Merah, jln Affandi Gejayan, teruuuus ke timur. Bulan lalu, akhiiirnya mampirlah kemari untuk meeting a.k.a ngobrol dengan mbak Shinta dan mbak Nuri setelah sekian lama "hanya lewat" di depan lokasinya. That was Sunday afternoon, awalnya nggak ada rencana buat ketemuan di sana, tapi tiba-tiba diputuskan untuk mengubah meeting point ke Lokal Restaurant.



Pin ThisShare on TumblrShare on Google PlusEmail This

March 23, 2015

Welcome back!



Assalamu'alaykum.

Haiii...!
Setelah hiatus (tsaaah!) dari dunia blogging, aku datang lagi dan mengucapkan selamat datang (kembali) pembaca yang menyempatkan mampir ke sini. Lebih dari setengah tahun nggak membuat postingan sama sekali, dan postingan pertama dibuat ketika bulan Maret sudah lewat setengah main.  Klise sekali kalau memakai alasan “sibuk” dan “tidak sempat” sebagai alasan untuk tidak menghidupkan blog yang aku bikin sendiri. Moody, that’s the real reason actually.
Kalau kata suami tersayang…”Bunda itu kurang azzam
AZZAM. Tekad.
This is my word of 2015. Azzam. Menyuntikkan tekad untuk semua niat sehingga apapun kegiatan yang dilakukan memiliki ruh untuk tetap “hidup” dan berjalan…secara menyenangkan…untuk waktu yang lama. *nice word, Kie…hihihi*
Secara “kebetulan” tahun ini ada beberapa keputusan dan hal yang (insyAllah…) akan terjadi adalah hal yang membutuhkan tekad dan niat yang kuat untuk menjalaninya…
Pertama,
There was little creature in my belly.
And now he has came to this world. Please welcome M. Haidar Atharayyan Rizal.



Pin ThisShare on TumblrShare on Google PlusEmail This

June 07, 2014

Wedding. Day 1 (part 2) : Malam Srah-srahan & Midodareni

Setelah 3 minggu dari postingan part 1, maka muncullah tekad untuk membuat postingan part 2 dari acara pernikahanku dengan mas Bayu. :p Masih tentang acara di tanggal 5, H-1 dari acara Akad dan Resepsi di Pekalongan, yakni Malam Srah-srahan dan Midodareni.

Setelah upacara Siraman yang dilanjutkan dengan Dulang-dulangan, aku langsung di-touch up oleh bu Emmy Ratman untuk acara Midodareni. Selesai berdandan waktu menunjukkan pukul 17.00 sedangkan acara Midodareni sendiri berlangsung pada pukul 20.00. Ehm, calon mempelai putri akan menunggu dalam waktu yang cukup lama tampaknya. Midodareni sendiri memiliki arti bahwa pada malam itu calon mempelai wanita berhias cantik layaknya bidadari *ceileeeh* dan juga "ditemani" oleh dewi yang turun dari langit. Calon mempelai wanita tidak diperbolehkan keluar dari kamar--khususnya calon mempelai pria yang akan berkunjung ke rumah calon mempelai wanita-- dan tidak diperbolahkan tidur di antara pukul 18.00 sampai dengan pukul 00.00 tengah malam. Di dalam kamar, calon mempelai wanita didampingi oleh keluarga yang dituakan dan diberi wejangan-wejangan.

Pin ThisShare on TumblrShare on Google PlusEmail This